Selasa, 28 Desember 2010

Cara Perkembangbiakan Mahluk Hidup

A. Perkembangbiakan Hewan :

A. Perkembangbiakan Hewan Perkembangbiakan hewan ada dua cara, yaitu perkembangbiakan secara kawin (seksual/generatif) dan tidak kawin (aseksual/vegetatif). Ayo kita pelajari satu per satu !

Jenis Perkembangbiakan :

Perkembangbiakan hewan secara vegetatif adalah perkembangan tanpa melalui perkawinan. Jadi, hanya dibutuhkan satu induk saja untuk berkembangbiak. Individu yang dihasilkan memiliki sifat persis seperti induknya.Perkembangbiakan hewan secara vegetatif ada dua macam, yaitu tunas dan fragmentasi. Perkembangbiakan hewan secara generatif terjadi jika terjadi pembuahan. Individu yang dihasilkan akan memiliki sifat perpaduan dari hedua induknya. Perkembangbiakan hewan secara generatif ada tiga, yaitu bertelur, melahirkan, serta bertelur dan melahirkan. Perkembangbiakan Hewan secara Generatif Perkembangbiakan Hewan secara Vegetatif Jenis Perkembangbiakan

Bertelur (Ovipar) :

Bertelur (Ovipar) Ovipar berasal dari kata ovum yang berarti telur. Ovum (telur) dihasilkan oleh hewan betina dan akan dibuahi oleh sperma yang dihasilkan oleh hewan jantan. Proses pembuahan ovum oleh sperma terjadi di dalam tubuh induk betina dan ada yang terjadi di luar tubuh induk betina. Pembuahan di dalam tubuh induk betina dinamakan pembuahan internal. Pembuahan di luar tubuh induk betina dinamankan pembuahan eksternal. Contoh hewan yang bertelur diantaranya:

Contoh Hewan Ovipar :

Contoh Hewan Ovipar Katak Katak jantan biasanya tubuhnya lebih kecil dari katak betina. Katak jantan merangsang katak betina untuk bertelur, kemudian katak jantan mengeluakan spermanya dan membuahi telur katak betina. Telur itu kemudian menetas dan menjadi berudu.

Melahirkan (Vivipar ) :

Melahirkan (Vivipar ) Hewan yang melahikan adalah bangsa mamalia. Mamalia ada yang hidup di darat dan di air. Baik di darat maupaun di air mamalia berkenbangbiak dengan cara melahirkan. Hewan betina mrnghasilkan sel telur. Telur itu kemudian dibuahi oleh sel sperma hewan jantan dan kemudian terbentuk zigot (calon bayi). Zigot tumbuh menjadi embrio dan berkembang di dalam rahim. Zigot memperoleh makanan langsung dari induk betina.

Contoh Hewan Vivipar :

Contoh Hewan Vivipar Anjing Anjing adalah hewan mamalia, karena anjing betina mengandung anaknya, lalu melahirkan dan menyusui langsung.

Bertelur dan Melahirkan (Ovovovipar) :

Bertelur dan Melahirkan (Ovovovipar) Pada hewan ovovivipar, pembuahan terjadi di dalam tubuh hewan betina. Setelah terjadi pembuahan terbentuklah telur. Zigot tumbuh menjadi embrio di dalam telur tersebut. Makanan zigot hanyalah cadangan makanan di dalam telur, bukan langsung dari induk betinanya. Embrio akan tumbuh menjadi janin. Janin yang hidup akan tumbuh sampai satu meter atau lebih sebelum lahir. Setelah titu embrio tumbuh sempurna menjadi janin di dalam rahim, induk betina akan melahirkannya.

Contoh Hewan Ovovivipar :

Contoh Hewan Ovovivipar Plathypus Plathypus adalah contoh hewan Ovovivipar, karena plathypus berkembangbiak dengan bertelur, tetapi setelah itu dia juga menyusui anaknya. BACK

Perkembangbiakan Hewan secara Vegetatif :

Perkembangbiakan Hewan secara Vegetatif Perkembangbiakan hewan secara vegetatif adalah perkembangan tanpa melalui perkawinan. Jadi, hanya dibutuhkan satu induk saja untuk berkembangbiak. Individu yang dihasilkan memiliki sifat persis seperti induknya.

Jenis Perkembangbiakan Vegetatif :

Jenis Perkembangbiakan Vegetatif Perkembangbiakan hewan secara vegetatif ada dua macam, yaitu tunas dan fragmentasi. Tunas anemon laut tumbuh pada tubuh induk anemon laut. Tunas tersebut mirip dengan induknya. Ketika tunas tersebut sudah dapat hidup mandiri, tunas akan memisahkan diri dari induknya. Fragmentasi Fragmentasi adalah cara perkembangbiakan dengan pemisah (memutuskan) diri. Kedua bagian tubuh yang telah terputus tersebut dapat tumbuh menjadi dua individu baru. Contoh cacing pipih. BACK

Contoh Hewan :

Kura-kura Ovivar Kelinci Vivipar Plathypus Ovovivipar Contoh Hewan
B. Perkembangbiakan Tumbuhan
 Perkembangbiakan pada tumbuhan terdiri dari 2 macam
1.secara generatif :yaitu perkembangbiakan melalui penyerbukan                                                            Image:penyerbukan.jpg
2.secara vegetatif :yaitu perkembangbiakan tanpa melalui penyerbuikan
   1.1.Perkembangbiakan secara generatif
         Perkembangbiakan secara genaratif terjadi jika benang sari menempel di atas kepala putik
         Benangsari merupakan alat kelamin jantan pada bunga,sedangkan kepala putik merupakan            Image:mawar.jpg
         alat kelamin betina pada bunga.Penyerbukan dapat dibantu oleh angin,air,serangga,dan tangan
         manusia.Penyerbukan yang dibantu oleh angin contohnya tanaman:padi,gandum,pohon jambu
         dan lain lain.Tanaman yang penyerbukannya di bantu manusia contohnya tanaman vanili dan
         anggrek.Tanaman yang memiliki bunga biasanya penyerbukannnya dibantu oleh serangga.
    1.2.Perkembangbiakan secara vegetatif  Alami
          Perkembangbiakan secara vegetatif yaitu perkembangbiakan tanpa melalui penyerbukan.          Image:bawang.jpg
          Trediri dari:spora contohnya tumbuhan paku, jamur,pakis
                          b.UMbi lapis contohnya tumbuhan bawang merah,bawang bombay,bunga bakung
                          c.tunas contohnya tumbuhan pisang,tebu,bambu
                          d.Akar tinggal (rhizoma) contohnya tumbuhan lengkuas,jahe,temulawak                 Image:pohon.jpg
                          e.Geragih (stolon) contohnya strawberi,semangka,melon dll
                          f. Umbi akar contohnya kentang, ubi
                          g.Umbi batang contohnya wortel,lobak
      1.3.Perkembangbiakan secara vegetatif buatan
            Perkembangbiakan vegetatif buatan adalah perkembangbiakan yang dibantu oleh tangan manusia
            Contohnya :mencangkok,stek,okulasi.Tidak semua tumbuhan dapat dicangkok.Tumbuhan yang
            dapat dicangkok adalah tumbuhan yang memiliki pembuluh kayu dan memiliki lapisan kambium
            Contohnya tanaman mangga,jeruk,nangka,belimbing,jambu air.Keuntungan dari tanaman yang       dikembang
            biakan dengan mencangkok, selain cepat berbuah juga sifat keturunannya sama seperti induknya.


        Image:mencangkok.jpgImage:okulasi.jpg   Image:pisang.jpg 
C. Perkembangbiakan Manusia

Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia dari Bayi sampai Lanjut Usia

Coba kamu perhatikan adikmu, dirimu sendiri, dan orangtuamu. Perbedaan apakah yang dapat kamu lihat? Perbedaan yang paling mencolok dapat kamu lihat adalah tinggi badan. Tinggi badanmu biasanya lebih tinggi daripada adikmu. Orangtuamu badannya lebih tinggi daripada dirimu. Selain itu, bentuk tubuhmu pun berbeda dengan orangtuamu. Perubahan tinggi dan bentuk badan terjadi karena tubuh manusia mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan dan perkembangan manusia sejak bayi dalam rahim ibu sampai lanjut usia melalui beberapa tahapan berikut ini. 1. Masa fetus, yaitu sejak terbentuk zigot sampai bayi dalam rahim ibu. 2. Masa balita yaitu sejak bayi lahir sampai anak-anak umur 5 tahun. 3. Masa anak-anak sekitar umur 5 tahun sampai 10 tahun. 4. Masa remaja sekitar umur 10 tahun sampai 17 tahun. 5. Masa dewasa sekitar umur 17 tahun sampai 20 tahun ke atas. 6. Masa tua sekitar umur 50 tahun ke atas.
Image:pertumbuhan manusia.jpg
Apakah kamu mempunyai adik yang masih bayi? Pada saat bayi lahir, kamu akan mendengar tangis permulaan bayi. Secara perlahan-lahan bayi akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan, misalnya bayi mulai memiliki kemampuan mengisap, menelan, merentangkan tangan, dan memegang. Tahap perkembangan berikutnya seperti tengkurap, duduk, berbicara, dan berjalan. Proses ini memakan waktu berbulan-bulan sampai umur 2 tahun. Peristiwa ini terjadi disertai dengan pertambahan tinggi badan dan berat badan, juga perubahan bentuk tubuh. Berapa tinggi badanmu sekarang? Apakah tinggi badanmu bertambah terus? Mengapa demikian? Tubuh seseorang berubah dengan cepat pada masa anak-anak dan remaja. Selanjutnya proses pertumbuhan dan perkembangan akan terus berlangsung sampai masa remaja dan dewasa. Proses berikutnya adalah proses penuaan. Kulit tubuh seorang anak tampak kencang dan licin, tetapi jika orang itu sudah tua, otot-ototnya menjadi lemah dan kulitnya menjadi keriput.

Perubahan Fisik Manusia pada Masa Pubertas

Berapa usiamu sekarang? Apakah termasuk anak-anak atau remaja? Setelah masa bayi, manusia akan memasuki tahapan anak-anak, remaja, dewasa, dan tua. Anak-anak akan berkembang menjadi dewasa. Masa peralihan dari anakanak menjadi dewasa dikenal dengan masa remaja atau masa pubertas.
Image:siswa-sisei.jpg
Ciri-ciri pubertas dapat diamati dari perubahan fisik tubuh. Untuk mengetahui perubahan fisik yang terjadi, lakukan kegiatan berikut ini.
Tanda-tanda masa remaja pada laki-laki, antara lain bahu menjadi bidang, tumbuhnya jakun, kumis, dan jambang serta tumbuhnya rambut di ketiak dan betis. Tanda-tanda pubertas pada perempuan, antara lain pinggul melebar, payudara membesar, dan tumbuhnya rambut di ketiak. Anak-anak gadis tumbuh hampir sempurna pada usia 16 12 tahun meskipun dapat terus tumbuh sedikit sampai usia 20 atau 21 tahun. Untuk anak laki-laki tumbuh hampir sempurna pada usia 17 12 dan 23 atau 25 tahun. Dengan adanya perubahan fisik tersebut, kamu harus menjaga kesehatan, antara lain menjaga kebersihan organ perkembangbiakan (organ reproduksi). Untuk menjaganya, mandi sebaiknya dilakukan dua kali sehari. Pada saat mandi, kamu harus membersihkan seluruh bagian tubuh sehingga kebersihan organ perkembangbiakan terjaga. Begitu pula jika kamu buang air kecil. Selain itu, pakaian dalam yang digunakan harus menyerap keringat dan tetap dalam keadaan bersih. Oleh karena itu, pakaian dalam kita harus sering diganti setiap kamu mandi.

Perkembangbiakan Manusia

Pernahkah kamu melihat seorang ibu yang sedang hamil? Apa yang terjadi di dalam perut ibu tersebut? Berapa bulan biasanya seorang ibu hamil? Manusia berkembang biak dengan cara melahirkan. Hal ini terjadi karena sel telur dibuahi oleh sperma di dalam rahim ibu. Artinya terjadi pembuahan di dalam tubuh ibu. Jika sel telur dibuahi oleh sperma maka akan terbentuk zigot, kemudian berkembang menjadi embrio (janin). Janin dalam rahim mengalami pertumbuhan dan perkembangan selama ±9 bulan sehingga terbentuk individu yang lengkap. Perhatikan gambar tahapan dan perkembangan janin dalam rahim ibu berikut ini. Apa ciri khas dari setiap tahapan pertumbuhan dan perkembangan tersebut?
Image:Hamilll.jpg
Selama dalam rahim, janin mendapatkan makanan dari tubuh ibu melalui tali pusat (plasenta).
                                                                                               *sumber :crayonpedia.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar